Program OVOP: PKPU Kembali Gulirkan Bibit Pisang Ambon

LEBAK - Bertempat di Desa Muncang dilakukan pengguliran bibit pisang ambon untuk para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Waluya, Sabtu siang (26/2/2011). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan program One Village One Product (OVOP) budidaya pisang ambon secara terpadu di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten

261 Siswa Sekolah Dasar di Medan Satria RW 07 Ikuti Edukasi PHBS

BEKASI - Pagi itu, Jumat-Sabtu ((25-26/2/2011) ada agenda besar untuk penyuluhan rutin Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dasar di Medan Satria RW 07 kerjasama PT Aqua dan PKPU. Tema yang diangkat kali ini tentang pemilahan sampah.

Go Green, Wujud Kepedulian PT ASKES Terhadap Kelestarian Alam

BANDUNG - Penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan untuk kembali memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi alam agar dapat terus berproduksi dan berfungsi secara optimal.

Tak Ada Minder, Karena Aku Bisa

GUNUNGKIDUL - Tidak ada yang tak sempurna makhluk ciptaan Tuhan, meskipun terkadang menurut pandangan manusia ada kekurangan atau cacat. Namun, dibalik itu ada rahasia yang lebih bagus yaitu semangat untuk berkarya demi keluarga dan masyarakat.

KPBA Bersama PKPU Ajarkan Guru Cara Mendongeng

PADANG - Menumbuhkan minat membaca di kalangan anak-anak, Kelompok Pencinta Bacaan Anak (KPBA) bekerjasama dengan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU dalam pengelolaan pustaka keliling. Selain itu para guru juga diajarkan tentang cara mengelola perpustakaan dan keterampilan mendongeng

PRAKIRAAN CUACA
Kota-kota DuniaPrakiraan Cuaca Dunia (hari ini)   Tanggal 27 Januari 2010   Denpaser   Hujan   Suhu : 26 - 31 °C   Jakarta   Hujan   Suhu : 23 - 32 °C   Batam   Berawan   Suhu : 24 - 31 °C   Kualalumpur   Hujan   Suhu : 24 - 32 °C   Singapura   Hujan   Suhu : 24 - 32 °C   Manila   Berawan   Suhu : 22 - 31 °C   B. Sri Begawan   Hujan   Suhu : 24 - 32 °C   Bangkok   Hujan   Suhu : 23 - 32 °C   Hanoi   Hujan   Suhu : 16 - 18 °C   Pnom Penh   Cerah   Suhu : 22 - 32 °C   Rangoon   Berawan   Suhu : 22 - 33 °C   Tokyo   Berawan   Suhu : 4 - 9 °C   Beijing   Cerah   Suhu : -9 - 3 °C   New Delhi   Berkabut   Suhu : 8 - 22 °C   Seoul   Berawan   Suhu : -5 - -3 °C   Hongkong   Berawan   Suhu : 14 - 17 °C   Jeddah   Cerah   Suhu : 18 - 27 °C   Mekkah   Cerah   Suhu : 20 - 32 °C   Madinah   Cerah   Suhu : 11 - 23 °C   Kairo   Cerah   Suhu : 8 - 16 °C   Darwin   Hujan   Suhu : 27 - 32 °C   Perth   Berawan   Suhu : 19 - 33 °C   Sydney   Hujan   Suhu : 21 - 31 °C   Moscow : Bersalju   Suhu : -18 - -18 °C   Amsterdam   Hujan   Suhu : -2 - 2 °C   London   Berawan   Suhu : -1 - 4 °C   Frankfurt   Berawan   Suhu : -9 - -1 °C   Paris   Berawan   Suhu : -1 - 1 °C   Roma   Hujan   Suhu : 6 - 14 °C   Genewa   Berawan   Suhu : -2 - 2 °C   New York   Berawan   Suhu : 2 - 8 °C   Los Angeles   Hujan   Suhu : 11 - 16 °C   Menu UtamaKota-kota IndonesiaPrakiraan Cuaca Indonesia (hari ini)   Berlaku mulai 28 Januari 2010 pukul 07.00 WIB   Sampai dengan 29 Januari 2010 pukul 07.00 WIB   Banda Aceh   Hujan Ringan   Suhu : 23 - 32 °C   Kelembaban : 64 - 96 %   Medan   Hujan Ringan   Suhu : 25 - 32 °C   Kelembaban : 64 - 94 %   Pekanbaru   Berawan   Suhu : 24 - 33 °C   Kelembaban : 53 - 92 %   Batam   Berawan   Suhu : 25 - 31 °C   Kelembaban : 63 - 93 %   Padang   Berawan   Suhu : 24 - 33 °C   Kelembaban : 66 - 95 %   Jambi   Berawan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 63 - 94 %   Palembang   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 61 - 95 %   Pangkal Pinang   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 62 - 94 %   Bengkulu   Hujan Ringan   Suhu : 23 - 31 °C   Kelembaban : 60 - 98 %   Bandar Lampung   Hujan Ringan   Suhu : 23 - 32 °C   Kelembaban : 58 - 95 %   Pontianak   Hujan Sedang   Suhu : 23 - 33 °C   Kelembaban : 65 - 98 %   Samarinda   Hujan Ringan   Suhu : 25 - 31 °C   Kelembaban : 67 - 95 %   Palangkaraya   Hujan Sedang   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 63 - 96 %   Banjarmasin   Hujan Ringan   Suhu : 23 - 32 °C   Kelembaban : 60 - 96 %   Manado   Hujan Ringan   Suhu : 22 - 31 °C   Kelembaban : 69 - 95 %   Gorontalo   Hujan Ringan   Suhu : 25 - 32 °C   Kelembaban : 62 - 95 %   Palu   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 33 °C   Kelembaban : 52 - 90 %   Kendari   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 66 - 96 %   Makasar   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 68 - 93 %   Majene   Berawan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 60 - 90 %   Ternate   Hujan Ringan   Suhu : 25 - 30 °C   Kelembaban : 65 - 97 %   Ambon   Hujan Ringan   Suhu : 25 - 32 °C   Kelembaban : 64 - 95 %   Jayapura   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 31 °C   Kelembaban : 68 - 98 %   Sorong   Berawan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 60 - 97 %   Biak   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 30 °C   Kelembaban : 73 - 95 %   Manokwari   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 30 °C   Kelembaban : 68 - 98 %   Merauke   Hujan Ringan   Suhu : 23 - 31 °C   Kelembaban : 68 - 97 %   Kupang   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 68 - 97 %   Sumbawa Besar   Berawan   Suhu : 24 - 33 °C   Kelembaban : 69 - 96 %   Mataram   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 31 °C   Kelembaban : 67 - 94 %   Denpasar   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 31 °C   Kelembaban : 65 - 95 %   Jakarta   Hujan Sedang   Suhu : 23 - 31 °C   Kelembaban : 66 - 95 %   Serang   Hujan Sedang   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 65 - 94 %   Bandung   Hujan Ringan   Suhu : 20 - 29 °C   Kelembaban : 68 - 96 %   Semarang   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 31 °C   Kelembaban : 65 - 93 %   Yogyakarta   Hujan Ringan   Suhu : 24 - 32 °C   Kelembaban : 64 - 95 %   Surabaya   Hujan Ringan   Suhu : 23 - 33 °C   Kelembaban : 63 - 95 %   Menu Utama
Tampilkan postingan dengan label Dapur PKPU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dapur PKPU. Tampilkan semua postingan

8 Juli 2010

Sejahterakan Umat Dengan Menjaring Zakat



Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, potensi zakat di Indonesia sungguh sangat melimpah. Potensi zakat itu diperkirakan bisa mencapai Rp 19,3 triliun per tahun. Sayangnya, potensi yang begitu besar itu belum mampu didulang secara optimal.

Deputi Dirut PKPU, Sri Adi Bramasetia, menjelaskan, kendala utama yang membuat potensi zakat di masyarakat kurang optimal diserap oleh Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) adalah masalah tradisi.

"Hasil penelitian tahun 2008 menunjukkan bahwa sekitar 59 persen masyarakat membayar zakat melalui kiai atau pondok pesantren,'' tutur Bram, panggilan akrab Sri Adi Bramasetia.

Meski tidak salah, namun bila disalurkan ke lembaga zakat, dana zakat tersebut akan bisa berdampak lebih maksimal bagi pembangunan dan pengurangan kemiskinan. Itulah yang kini menjadi tantangan bagi lembaga zakat untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat agar membayar zakatnya ke lembaga zakat yang legal.


:: Profil Singkat

Nama lengkap : Sri Adi Bramasetia
Panggilan : Bram
TTL : Jakarta, 11 Maret 1975
Pekerjaan : Deputi Dirut PKPU
Motto Hidup : Menjadi yang paling bermanfaat bagi umat dan dakwah


1 Juli 2010

Tetap Bersyukur, Walau Kerja Bersih-bersih



Pekerjaannya memang tak seberat pekerjaan Direktur Utama, Direktur, Kepala Cabang bahkan Manajer sekalipun jika harus memakai pemikiran. Namun profesi pria berjanggut satu ini tak kalah pentingnya jika dibandingkan siapapun di lembaga kemanusiaan nasional PKPU ini. Cukup melelahkan pekerjaan yang dijalaninya, tanpa adanya pria satu ini ruang kantor PKPU di Condet dan Pancoran tidak akan terlihat bersih.

Samiyono, begitu nama lengkap pria satu ini. Pekerjaan kesehariannya sebagai staf kerumahtanggaan (office boy) tak membuatnya merasa minder. Dengan cekatan, pekerjaan yang diberikan PKPU dipundaknya selalu dilakukan dengan sebaik-baiknya.

“Dalam benak saya, walau pekerjaan ini bisa dilakukan siapa saja, namun terkadang butuh kesabaran," ujar Yono, panggilan akrabnya. “Saya tidak merasa hina, apalagi minder, karena pekerjaan yang saya lakukan, tapi bagi sebagian orang mungkin terasa rendah. Alhamdulillah, saya tidak pernah sedih, karena pekerjaan yang saya lakukan diniatkan beribadah kepada Allah, bukan karena pimpinan,” ucap pria yang kini tinggal di Komplek PKPU di Jatiasih Kota Bekasi.

Terkadang, kata Yono, saat hujan turun atau ada kegiatan besar yang dilakukan PKPU, dia harus kerja ekstra memberihkan dan merapihkan ruangan. Tetapi saya tetap bersyukur bisa bekerja di PKPU, di sini orangnya punya kesadaran tinggi untuk membantu menjaga kebersihan. Jadi kerjanya tidak terlalu berat.


:: Profil Singkat

Nama Lengkap : Samiyono
Panggilan : Yono
TTL : Jakarta, 24 Nopember 1982
Pekerjaan : Staf Kerumahtanggaan PKPU
Motto Hidup : Berusahalah selalu ingat Allah dalam setiap pekerjaan


Jangan Pernah Remehkan Kebaikan Walau Sedikit



Bulan sedang tersenyum malu, bintang pun berkelap-kelip di ketinggian langit sana, duduk sendiri seorang hamba Allah mengabdi untuk peduli dengan nurani. Wanita satu ini selalu berkutat di depan meja komputernya. Dia selalu memainkan jarinya diatas keybord (baca: papan ketik). "Tak..tik..tak..tik..mengetik lagi," gumamnya.

Yah, memang hanya tumpukan kertas entrian, serta kopi hangat disampingnya yang setiap hari menemani. “Tak tahu sampai kapan hal itu akan selesai dikerjakan? Entahlah," jawab Kurniati, nama wanita satu ini yang masih menjoblo.

“Memang, seperti inilah pekerjaan yang dilakukannya. Ini bagian dari amanah. Sambil menyelam minum air gitu (eeeh…kelelep donk)," katanya. Pepatah ini cocok untuk menggambarkan wanita yang baru saja menyelesaikan kuliah tentang ekonomi dan lembaga keuangan syariah di kampus SEBI (Syariat Economic Banking Institute) ini merasa sangat aplikatif bisa bekerja di PKPU.

Namun demikian, Ikur panggilan akrab wanita ini mengungkapkan, janganlah pernah meremehkan kebaikan, walaupun sekecil apapun. Dan berbuat baiklah, seperti Allah berbuat baik kepada semua makhlukNya. Memang berat untuk dijalankan, tapi siapa yang dapat mengukur rasa syukur itu? Hanya Allah yang Maha Tahu Segalanya.


:: Profil Singkat

Nama lengkap : Kurniyati
Panggilan : Ikur
TTL : Jakarta, 24 Maret 1986
Pekerjaan : Staf SDM PKPU
Motto Hidup : Hiduplah untuk yang Maha Hidup


29 Juni 2010

Merasa Tertantang Bekerja untuk Umat



Tak pernah terbayang akan bekerja di lembaga kemanusiaan seperti PKPU. Pernyataan ini bukanlah slogan yang dibuat-buat sekedar untuk menghibur diri dari seorang Bobby. "Hidup itu terlalu singkat! jika hanya digunakan untuk senang-senang," tegasnya.

Bobby Cahyono, nama lengkap lelaki yang sehari-harinya bekerja di depan komputer untuk membuat laporan dan proposal kepada donatur. "Saya adalah orang menyukai dan mencintai seni," ujarnya. Dia akan merasa senang jika donatur tertarik dengan proposal atau laporan yang dibuatnya.

Pria satu ini merasa bahagia bisa bekerja di PKPU, karena bisa menggugah orang tuk berderma melalui kreativitas karyanya. Justru, kata Bobby, dengan bekerja di lembaga kemanusiaan seperti PKPU inilah, saya menjadi tertantang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

“Selalu berpikir positif dan mencoba untuk kreatif adalah suatu hal yang selalu saya utamakan. Tetapi yang penting bisa mengoptimalkan ilmu dan bakat yang dimiliki agar berguna maksimal bukan saja secara pribadi tetapi juga tempat saya bekerja dan masyarakat,” ungkap bapak yang baru punya satu anak bernama Fahim.


:: Profil Singkat

Nama lengkap : Bobby Cahyono
Panggilan : Bobby
TTL : Jakarta, 13 Januari 1980
Jabatan di PKPU : Staf Administrasi Luar Negeri PKPU Pusat
Motto hidup : Do your best first then be the best


Saatnya Layani dan Kembangkan Teknologi IT



Lelaki satu ini merasa tertantang sejak bergabung dengan PKPU, salah satu yang dikerjakannya adalah bidang database foto program serta Teknologi Informasi berbasis Internet. Baginya, dapat membantu melayani orang lain, merupakan kebanggaan tersendiri.

Aldi, panggilan akrab lelaki yang punya hobi hiking ini mengungkapkan, bahwa dirinya merasa senang dapat membantu teman-teman dalam menjalankan aktivitas kerjanya dalam melayani umat, terutama mereka yang dhuafa (mustahik), serta para donatur.

Disini, kata Aldi mengungkapkan, dia merasa terpanggil untuk mengembangkan sistem yang cukup bagus dan baik guna membantu teman-teman, terutama di semua lini termasuk Direktorat Penghimpunan, Keuangan, Pendayagunaan serta PKPU secara Nasional.

Aldi juga merasa sangat bangga bisa bekerja di PKPU, karena melihat antusiasnya para karyawan dalam membina dan membantu kesejahteraan para dhuafa, mustahik, anak yatim serta para korban bencana dengan ikhlas dalam mengemban amanah yang ada di pundaknya.


:: Profil Singkat

Nama Lengkap : Aldiansyah
Panggilan : Aldi
TTL : Jakarta, 23 Desember 1978
Pekerjaan : Tim IT PKPU
Motto Hidup : Bangun, tegak dan istiqomah dalam membangun umat


Bekerja Adalah Ibadah



Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT bisa bekerja di lembaga seperti PKPU, lembaga yang memiliki lingkungan kerja yang insya Allah cukup Islami. Demikian ungkapan dari Sunu Prasetya, Manajer Marketing Support PKPU

Sunu, demikian dia biasa disapa, mengatakan sebagai seorang muslim, apapun profesinya maka keridhaan Allah dalam setiap aktifitasnya adalah keniscayaan yang tidak bisa ditawar-tawar.

“Bekerja adalah ibadah. Itulah semangat yang selalu dijalani Bapak tiga orang anak ini, tentu saja bukan berarti mengabaikan sisi-sisi profesionalitas. Bahkan sebaliknya, menempatkan kerja sebagai bagian ibadah kita kepada Allah SWT akan membangkitkan seluruh energi kita,” katanya.

Masalahnya, lanjut Sunu, mampukah kita baik secara individu terlebih lagi secara lembaga, mempertahankan (bahkan meningkatkan) kondisi kerja kita agar senantiasa berada dalam bingkai-bingkai keridhaan Allah SWT? Mulai dari komitmen dalam menjaga amanah, komitmen dalam menunaikan tugas masing-masing, serta komitmen dalam menjaga akhlak-akhlak Islami.

“Hal ini hanya bisa terpenuhi dengan usaha kita bersama. Kebaikan lembaga pasti akan berimbas kepada kita semua, demikian pula kebaikan kerja kita sangat diharapkan lembaga," ungkap pria jebolan Teknik Sipil dan tinggal di Depok ini. Mari kita jaga bersama!


:: Profil Singkat

Nama Lengkap : Sunu Prasetya
Panggilan : Sunu
TTL : Yogyakarta, 29 Desember 1971
Pekerjaan : Ketua Tim Support
Motto Hidup : Waktu tidak bisa diulang, hidup di dunia hanya sebentar, jangan salah melangkah


28 Juni 2010

Memberi Pada Sesama Membawa Kenikmatan



Menjalani profesi sehari-hari di Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU membuat pria yang kini tinggal di Jatisari Kota Bekasi ini merasakan mendapat nikmat yang banyak. Pasalnya, pekerjaan yang digelutinya menjadi media komunikasi langsung antara para muzakki (dermawan) dengan kaum papa (dhuafa).

Pria yang akrab dipanggil kang Cepy ini berujar, bila tak seorang pun berbelas kasih pada kesulitan kita. Atau, tak ada yang mau merayakan keberhasilan kita. Atau tak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun pada diri kita, maka jangan masukkan ke dalam hati.

Manusia, ungkap kang Cepy, selalu disibukkan oleh urusannya sendiri. “Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri. Kita tak perlu memasukkan itu ke dalam hati. Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah kita,” ucapnya mengingatkan.

“Berdirilah di depan jendela. Pandanglah keluar. Tanyakan pada diri sendiri, apa yang bisa kita berikan bagi kemanusiaan. Keberadaan kita bukan untuk kesia-siaan. Bahkan seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah,” ungkap kang Cepy.

Sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung. Maka, ringankanlah hidup kita dengan memberi dan berbagi pada orang lain. Semakin banyak kita memberi kepada sesame, maka semakin mudah kita memikul beban hidup ini.


:: Profil Singkat

Nama Lengkap : Cecep Y Pramana
Panggilan : Cecep, Acep, Cepy
TTL : Jakarta, 23 Desember 1970
Pekerjaan : Media dan Komunikasi Website
Motto Hidup : Hidup adalah bergerak dan bekerja


Dermawan Membuat Hidup Berkah



"Ada dua cara untuk mendaki karier kita," ujar pria yang punya nama lengkap Lukmanul Hakim. Pertama, kata Lukman, menginjak pundak orang lain, atau kedua, dengan meminta orang lain mengangkat kita. Keduanya, bisa membawa kita ke atas. Bedanya hanya pada berapa lama kita sanggup bertahan di sana.

Mungkin kita beranggapan, tak semua orang mau menolong kita. Bukankah mereka disibukkan dengan langkah mereka sendiri. Jika demikian, mulailah dengan menolong orang lain meraih keberhasilan.

Orang yang suka berderma sibuk dengan kedermaannya, dan orang menerima derma, juga sibuk dengan tangan yang mana ia menerima. Apa pun tindakan kita, selalu memberikan hasil. Sekecil apa pun upaya yang kita lakukan tak pernah berakhir dengan hampa.

“Bila usaha tidak lagi penting bagi kita, mungkin kita tak memiliki tujuan yang jelas. Kedermawanan akan membuat hidup kita penuh berkah," kata bapak tiga anak ini penuh semangat. Maka, salurkanlah dana ZIS anda melalui lembaga yang amanah, semoga menjadi berkah.


:: Profil Singkat

Nama lengkap : Lukmanul Hakim
Panggilan : Lukman
TTL : Jakarta, 11 Agustus 1983
Pekerjaan : Kepala Cabang PKPU Medan
Motto Hidup : Hidup untuk memberi manfaat kepada orang lain


Bangga Dengan Donatur Yang Loyal



Bekerja di Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU khususnya bidang ZIS Center dengan menangani layanan jemput dana serta konsultasi membuat pria gagah satu ini merasa senang dan bangga, apalagi kepada para donatur yang ikhlas memberikan dana zakat baik zakat profesi, zakat maal, dana kemanusi serta dana CSR.

Pak Tarno, begitu dia biasa dipanggil oleh kawan-kawannya di PKPU. Pria gagah yang satu ini selalu standby setiap harinya di kantor untuk melakukan kunjungan ke donatur. Ketika ada donatur yang meminta dananya dijemput atau konsultasi, dia pun langsung tancap gas menuju lokasi donatur.

“Walau tertimpa panas, hujan, tak membuatnya patah semangat. Semua saya lakukan dengan bahagia," ujarnya. Pengalaman berharganya, saat menjemput dana, ehhh..ternyata muzakki (donatur) tersebut sudah bayar ke lembaga lain. Walaupun sedih, dia masih tetap tersenyum, karena ini memang tugasnya.

"Tidak pernah ada dalam kamusnya kata kecewa, saat donaturnya sudah membayar ZIS ke lembaga lain. Ini namanya ujian," tegasnya. Anda ingin di jemput dana zakatnya serta konsultasi, segera hubungi Sutarno.

:: Profil Singkat

Nama lengkap : Sutarno
Panggilan : Tarno
TTL : Jakarta, 8 Februari 1966
Pekerjaan : Zakat Consultan PKPU Jabodetabek
Motto Hidup : Berguna bagi orang lain



Adil dan Peduli Terhadap Sesama



Yang melatarbelakangi pria satu ini bergabung bersama PKPU karena sebagai ladang dakwah untuk masyarakat miskin. Kesannya, setelah bergabung bersama PKPU, banyak sekali ilmu yang didapatnya terutama bagaimana cara menghimpun dana, mengelola serta menyalurkan dana amanah dari masyarakat sekaligus melakukan promosi.

Itulah yang menjadikan Slamet Widodo, nama lengkap pria kelahiran Kediri 43 tahun lalu, selalu tertantang dengan berbagai kegiatan promosi khususnya wilayah Jabodetabek. Dirinya merasa trenyuh dengan keadaan masyarakat yang masih sangat membutuhkan perhatian dan bantuan lembaga seperti PKPU dari segi ekonomi, kesehatan, pendidikan.

Dodo, panggilan akrab Slamet Widodo, sangat menyukai apa yang dikerjakannya saat ini, yaitu bidang Media dan Promosi. Dodo juga berharap kepada PKPU untuk adil dan lebih peduli terhadap semua elemen masyarakat. Dirinya merasa kerasan dengan tugasnya sebagai tenaga media dan promosi di PKPU. “Dan ternyata banyak sekali donatur yang perhatian dan lebih peduli terhadap saudaranya yang kurang beruntung,” ungkap Dodo.


:: Profil Singkat

Nama lengkap : Slamet Widodo
Panggilan : Dodo
TTL : Kediri, 26 Mei 1967
Pekerjaan : Media & Promosi PKPU
Motto Hidup : Jujur, sabar, ikhlas, istiqomah


Mantap di Dunia Sosial Masyarakat



Mohamad Yusuf, nama yang cukup singkat dari pria yang selalu tampil rapih ini. Yusuf, begitu dia biasa dipanggil, telah bergabung bersama PKPU selama 8 tahun. "Saya selalu berdoa agar diberikan rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat dan amal aktifitas yang bisa membantu kaum miskin (dhuafa)," ujar bapak dua orang anak.

Sebelumnya, dia aktif di Lembaga Sosial dan Keislaman Sanggar Ahad sebagai salah satu pendirinya. Ketika awal bergabung dengan PKPU, kata Yusuf bercerita, dia menyaksikan begitu banyaknya orang miskin dan tidak mampu yang datang ke PKPU dengan segala permasalahannya untuk segera dibantu.

Kejadian tersebut, telah mengingatkan dan membayangkan dirinya berada di Baitul Maal pada zaman Rasululllah, sehingga hatinya semakin mantap dan cocok bergelut dibidang sosial masyarakat.

Mudah-mudahan, ungkap Yusuf, PKPU terus eksis dengan segala macam program-program sosial dan keislamannya seperti eksisnya Baitul Maal yang dibangun Rasulullah sehingga segala permasalahan ummat dapat dipecahkan disana.


:: Profil Singkat
Nama lengkap : Mohamad Yusuf
Panggilan : Yusuf
TTL : Jakarta, 22 Oktober 1977
Pekerjaan : Kepala Cabang PKPU Makassar
Motto Hidup : Bermanfaat bagi masyarakat di setiap saat dan tempat


Memberi Manfat Untuk Orang Lain



Berkeinginan agar dapat memberi manfaat untuk orang lain, lelaki yang akrab disapa kang mas dokter Amir ini berucap, "berkiprah di PKPU lah jawabannya. Mengapa? Karena PKPU sebagai lembaga kemanusiaan nasional sangat kredibel dalam memberikan kepedulian pada mereka yang papa.

Baginya, sebagai seorang dokter, tak menghalanginya untuk memberikan sedikit ilmu yang dimilikinya bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang fakir miskin dan anak yatim piatu.

Dokter Amir selalu bersyukur, karena semakin hari banyak para dermawan yang berkenan berbagi peduli dengan kaum papa. Memberi santunan, memberi perhatian, memberi kasih sayang yang tulus nan ikhlas untuk saudara-saudara yang masih fakir miskin, juga untuk adik-adik yatim piatu. "Dengan santunannya, mereka (fakir miskin) akan terus bangkit menatap masa depan yang penuh canda dan ceria dengan tawa menghiasi suasana.

Kang mas Amir Zuhdi mengisahkan pengalamannya, ketika dana Rp 300 ribu, seperti kurang berharga bagi mereka yang memiliki fasilitas luar biasa alias kaya raya. Namun, tidak bagi keluarga yang saat itu teman saya dapatkan.

"Mereka sedang dalam keadaan koma di ruang perawatan darurat di salah satu rumah sakit, sampai istrinya, yang sudah tua renta mengatakan, akan dibawa pulang saja. Meninggal dunia pun rela baginya," kata dokter Amir.

Karena tidak ada uang untuk membeli atau menebus resep obat seharga Rp 300 ribu. Sang teman dokter amir lainnya mencoba menawarkan jasa untuk meringankan beban ibu yang sudah dimakan usia senja tersebut.

“Dengan santunan uang senilai Rp 300 ribu, temanku nyaris di sembah ibu tua itu, karena rasa terima kasihnya. Selanjutnya, temanku berdoa dan mengucapkan terima kasih pada Allah SWT karena Dia (baca; Allah SWT) masih membukakan hati dan memberi kesempatan untuk dapat menyantuni bagi mereka yang kekurangan," kenang kang mas dokter Amir.

Dokter Amir pun terpana, mendengar cerita temannya yang pernah sama-sama kuliah di Fakultas Kedokteran di Manado. Temanku, ungkap Amir Zuhdi, mengakhiri ceritanya dengan tausiyah, bahwa semuanya ini telah diatur Allah dengan sempurnanya seperti uang Rp 300 ribu itu. Ternyata, uang yang diberikan kepada sang ibu tua tadi adalah penghasilan yang didapat temanku sebagai honor Visite Pasien di Rumah Sakit tersebut. Subhanallah.

:: Profil Singkat
Nama Lengkap : dr. Amir Zhudi, MHA
Panggilan : Amir, dokter Amir
TTL : Ngawi, 16 Agustus 1966
Pekerjaan : Kepala Cabang PKPU Manado, Dokter
Motto Hidup : Berdoa, belajar dan bekerja, yakin usaha untuk meraih surga


Menyelami Lautan Rahmat Berdayakan Potensi Umat



Allah ciptakan dunia ini ada golongan dhuafa (miskin) dan aghniya (kaya). Semua itu adalah rahmat dari Allah SWT. Demikian untaian kata mendalam disampaikan H. Mohamad Suharsono, Lc, GM Penghimpunan Dalam Negeri PKPU. Menurut ustadz Suharsono, panggilan akrab Mohamad Suharsono, apa jadinya dunia ini, jika semua menjadi aghniya atau semua menjadi dhuafa

RahmatNya dibuktikan dengan aghniya (kaya) dapat menyisihkan sebagian hartanya untuk dhuafa (miskin) serta meringankan beban mereka, sementara dhuafa tidak pernah merasa rendah, iri, bahkan dengki kepada aghniya. Sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara keduanya.

"Menjadi fasilitator dan mediator bagi dua golongan yang berbeda itu juga merupakan rahmat dari Allah," kata pria lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir ini. Masing-masing memiliki nilai kebaikan (pahala) yang tak dapat dibayar dengan harta berapapun jumlahnya.

Kedua golongan tersebut, aghniya dan dhuafa, lanjut Suharsono, memiliki potensi yang sangat besar untuk membangun dunia Islam yang sejahtera. Dhuafa, dari sisi kuantitas lebih besar jumlahnya dapat diberdayakan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan mereka, sehingga mereka dapat berkontribusi dengan yang mereka miliki.

"Sedangkan para aghniya (kaya), dapat berkontribusi dengan kelebihan harta yang mereka miliki. Untuk itu, marilah kita berdayakan kedua potensi besar tersebut," ungkap ustadz Suharsono.

:: Profil Singkat

Nama lengkap : H. Mohamad Suharsono, Lc
Panggilan : Harsono, Suharsono
TTL : Jakarta, 26 Oktober 1972
Pekerjaan : GM Penghimpunan Dalam Negeri PKPU
Motto Hidup : Beramallah walau esok akan kiamat



25 Juni 2010

Lakukan Perbaikan Sekarang Juga



Perbaikan dilakukan hari ini, bukan besok, juga kemarin. Demikian motto hidup dari lelaki satu ini. Pria kelahiran Bandung 33 tahun lalu ini bernama lengkap Rully Barlian Thamrin. Rully, kini diberikan amanah sebagai Direktur SDM PKPU.

Menurut pria berkacamata ini, berkecimpung di lembaga sosial seperti PKPU mempunyai keasyikan dan kepuasan tersendiri, terutama ketika melihat orang lain tersenyum bahagia menerima bantuan. Selain itu, dengan banyaknya berinteraksi bersama kaum dhuafa, semakin menambah rasa syukur kepada Allah SWT.

Dalam mengelola SDM PKPU, Rully, Sarjana lulusan Teknik Fisika ITB yang juga Magister Manajemen Universitas Widyatama telah bergabung bersama PKPU sejak 2002 mengungkapkan keinginannya menjadikan PKPU sebagai lembaga amil zakat terdepan dan terpercaya. Karenanya, diperlukan langkah-langkah strategis, diantaranya dengan menerapkan konsep-konsep dan pendekatan manajemen terbaru dan aktual.

Fokus utamanya, kata Rully, adalah peningkatan dan pengelolaan SDM PKPU. Rully selalu mendorong semua SDM di PKPU untuk terus belajar dan memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Rully berharap, agar dalam kondisi sekarang ini masyarakat dapat semakin menajamkan empatinya untuk peduli terhadap penderitaan sesama.


:: Profil Singkat

Nama lengkap : Rully Barlian Thamrin, ST
Panggilan : Rully
TTL : Bandung, 17 April 1977
Pekerjaan : Deputy SDM PKPU
Motto Hidup : Perbaikan dilakukan hari ini, bukan besok, juga kemarin


Lebih Semangat Berprestasi Dalam Bekerja



Tak ada jalan mudah. Namun bila kita tak memulainya, kita takkan kemana-mana. Kecuali tetap berada disitu. Langkah pria yang biasa disapa Mas Tom ini selalu bersemangat dalam bekerja. Hal itu dibuktikan dengan kinerjanya saat memegang amanah pertama kalinya di PKPU pusat sebagai Manajer Program Peduli Aceh (PPA) pada tahun 2005.

Hal itu termotivasi karena seringnya dia bertemu dan berbicara dengan orang yang tidak mampu, baik secara fisik maupun finansial. Karenanya, semakin menambah rasa syukur saya atas nikmat yang diberikan-Nya.

Motivasi berprestasi dalam bekerja pun, kata Tomy Hendrajati, nama lengkap dari Mas Tom ini semakin kuat, karena dampaknya akan semakin menambah peluang amal membantu orang yang tidak mampu. Maka secara perlahan kemiskinan pun akan musnah di negeri ini. Insya Allah.

:: Profil Singkat

Nama lengkap : Tomy Hendrajati, ST
Panggilan : Mas Tom
TTL : Kudus, 22 Juni 1978
Pekerjaan : Direktur Pendayagunaan PKPU
Moto hidup : Hidup untuk berbagi terhadap sesama


Walau Oncom dan Peuyeum, Tetap Go International



Wildhan Dewayana begitu nama lengkap pria berwajah hitam manis ini yang selalu tampil bersemangat. Jabatan Direktur Penghimpunan di lembaga kemanusiaan nasional PKPU menjadi amanah besar dipundaknya dalam menghimpun dana ZIS serta bantuan kemanusiaan lainnya. Dunia marketing menjadi bagian dari hidupnya, walaupun dia jebolan ITB Jurusan Penerbangan

"Saya tidak pernah menyangka akan memegang amanah sebesar ini apalagi di bidang yang sebenarnya sama sekali baru. "Tapi setelah dijalani, ternyata asyik juga ya," ungkap pria yang baru saja menyelesaikan S2 nya di Kampus UI.

Ditanya tentang visi PKPU ke depan, pria asal tanah pasundan, 34 tahun lalu ini menjawab "Go International”, bukan hanya menjadi lembaga yang jago kandang," ujar suami dari Anie Rakhmawati dengan logatnya yang khas. "Ini bukan pekerjaan mudah, tapi saya juga yakin ga sulit-sulit amat. Saya melihat PKPU sudah on right the track ke arah sana.

Kita buktikan, walau makanan kita oncom dan peuyeum (baca; tape), kita sanggup kelola lembaga tingkat dunia. “Insya Allah", ujarnya mantap. Lalu apa moto hidupnya? "Sederhana saja, berpikir logis dan dengarkan suara nurani," jelas ayah dari Thariq Makkiyya

:: Profil Singkat

Nama lengkap : Wildhan Dewayana, ST
Nama panggil : Wildhan
TTL : Bandung, 20 September 1976
Pekerjaan : Direktur Penghimpunan PKPU
Moto hidup : Berpikir logis dan dengarkan suara nurani


Tumbuh dan Kembangkanlah Pohon Itu



Berkhidmat di Lembaga Kemanusiaan Nasional seperti PKPU, kata pemilik nama lengkap Agung Notowiguno, ibarat menanam sebuah pohon. Pohon, dimana kita bisa berteduh dan nyaman dibawahnya karena kuatnya akar dan kerindangan daunnya.

"Buahnya bisa kita nikmati bersama saudara-saudara kita. Bisa juga diambil bijinya untuk ditumbuhkan kembali di pekarangan manapun, enak dipandang karena indahnya, dan dikagumi dunia karena manfaatnya," ujarnya santai.

Maka tumbuh dan kembangkanlah pohon itu dengan penuh semangat dan kerja keras. Berilah pupuk dengan segenap kemampuan kita, siramilah dengan rasa kebersamaan, diterangi cahaya kepedulian yang semakin terang.

Pria yang kini tinggal di Komp Karang Tengah Permai, Tangerang, Banten bersama istri dan tiga orang anaknya menegaskan, mari tumbuhkanlah "pohon" itu di tanah harapan kita yang masih terbentang luas!! Semoga pohon rindang itu bisa memberikan harapan yang besar bagi mereka yang membutuhkan.

:: Profil Singkat

Nama lengkap : H. Agung Notowiguno, SE
Panggilan : Agung
TTL : Jakarta, 25 Desember 1975
Pekerjaan : Direktur Utama PKPU
Motto Hidup : Hiduplah seperti pohon yang selalu menghasilkan buahnya